Seperti yang sebagian besar dari kita tau, Grammy award baru aja diselenggarakan beberapa hari yang lalu. Salah satu pemenang yang jadi bahan pembicaraan adalah Macklemore yang menang 4 nominasi: Best New Artist, Best Rap Performance dan Song untuk lagu "Thrift Shop", dan
Best Rap Album. Terlebih ketika dia melakukan performance penutupan, 34 pasangan gay dan hetero muncul sebagai bagian dari performance melangsungkan pernikahan di acara Grammy (yea, yea, Americans are so dramatic and that is one of the reasons why I'm writing this). Buat yang melek lagu rap, Macklemore sangat menarik perhatian peminat dunia hiphop karena:
1. Orang kulit putih pertama setelah Eminem yg dianggap punya kualitas dan bakat untuk nge-rap
2. Lagu "Same Love" yg intinya mendukung gay marriage (di dunia hiphop, gay masih dianggap tabu. Check out the song though) dan,
3. Sampai sekarang Macklemore belum tanda tangan kontrak dengan record label besar mana pun (ini ngga biasa mengingat besarnya industri musik amerika dan sudah terkenalnya Macklemore. Biasanya orang-orang kayak gini dianggap masih original dan down to earth)
Segera setelah Macklemore jadi bahan pembicaraan lanjut dan berujung dengan tingkat kepo yg tinggi dari masyarakat internasional, diubek-ubek lah timeline twitter-nya sampai 4 tahun yg lalu (or so..) dan ditemukan 1 atau 2 tweet yg isinya bernada homophobic. Heboh lah sekian orang yang dramatis. But DUDE!!!! Here's the thing, berdasarkan point nomer 2 di atas, Macklemore adalah satu-satunya (at least yg terkenal secara internasional) rapper hiphop yg terang-terangan buat satu lagu KHUSUS tentang marriage equality dan sangat vokal. Entah kenapa orang-orang ini stuck in the past dan mempermasalahkan Macklemore PERNAH homofobia.
(insert long silent of confusion and facepalm here........................................................................)
Gue pun mengeluarkan opini pribadi dong di twitter. Gue bilang SO WHAT kalau dia PERNAH homofobia. Masih banyak yang lebih parah dari itu, salah satunya adalah orang-orang yang MASIH homofobia. TERNYATA...ada satu ID twitter yg bernama homophobiaphobe (lo ngerti dong ya objektifnya akun twitter ini apa?) yang ngga setuju dengan opini gue. Katanya intinya homofobia itu SALAH banget. Jadi mau di masa lalu kek, itu sama aja dengan masih terjadi. eng ing eng..bingung dong gue...ni orang ngga ngerti suatu keadaan yang dinamakan pembelajaran diri ya...???? (Atau mungkin orang bule kagak ngerti istilah insaf dan tobat hehe)
Berhubung gue ngga suka dengan yang namanya debat kusir di twitter karena itu media yg sangat tolol untuk bertukar ide panjang lebar, gue pilih untuk mereply satu kali aja dan kalau direply dengan opini tolol lagi, gue ngga mau respon. Gue jawab kalau setiap orang bisa aja berbuat kesalahan dan sepertinya Macklemore belajar sesuatu (makanya berubah jadi suporter LGBT). Apa iya kita harus nyalahin orang terus-terusan yang udah ngga melakukan "kejahatan" lagi? eehh..jawabannya orang ini malah "Tau darimana lo dia udah belajar sesuatu?"
(insert long silent of confusion and facepalm here........................................................................)
Gue kalau udah memantapkan hati (caelah) untuk tidak menjawab, maka gue ga mau jawab reply orang ini lagi. Males bok, kebayang ngajarin anak TK belajar bahasa Prancis lewat Twitter gituh XD. Lucunya pacar gue malah panasan sama ni orang dan melanjutkan "diskusi" menggunakan akunnya sendiri. Kebodohan orang ini pun semakin terbuka. Dia bilang Macklemore mungkin saat ini jadi suporter vokal kaum LGBT, tapi menurut dia Macklemore melakukannya dengan banyak cara yang salah...
Pacar pun bertanya..."Banyak salah gimana ya...?"
homophobiaphobe menjawab: Macklemore itu cowok, kulit putih, dan hetero. Jadi dia punya banyak social privilege.
(insert long silent of confusion and facepalm here........................................................................)
TERUS APA HUBUNGANNYA SAMA CARA DIA DUKUNG LGBT, NYET? Jadi begini ya kengkawan queer dan non-queer yang baik hati dan pinter-pinter...di tumblr beberapa tahun terakhir ini banyak user yang salah asuhan. Umumnya asuhan sesama user goblok tumblr dan kitab mereka mungkin ngga jauh-jauh dari wikipedia dan social privilage diartikan serta digunakan secara bebas, sebebas-bebasnya udel bodong mereka. Menurut para salah asuhan ini, ada trait-trait manusia yang menyebabkan secara otomatis hidup mereka PALING MUDAH diantara semua bentuk manusia di dunia. Tingkat yang paling tinggi itu ya kayak Macklemore: Kulit putih, Pria, dan Hetero (+ sosial ekonomi atas). Secara otomatis pula, para user goblok ini yang sebagian besar trait-nya kebalikan dari itu langsung menghakimi dan ngga suka (bahasa sederhananya sih 'IRI' dan "Krisis PD"). Gue kayaknya ngga perlu menjelaskan kenapa cara berpikir kayak gitu cetek banget. Apa betul kalau lo cowok, kulit putih dan hetero artinya hidup lo udah pasti otomatis MUDAH? Yes, I FUCKING KNOW what social privilege is, but it's not that fucking simple. Kata kaum sosialita jakarta, "Ngga ejuketet benjet deh ni orang".
Supaya kita sepaham, definisi social privilege menurut wikipedia adalah advantages that one group accrues from society as on the disadvantages that another group experiences. Ya, gue setuju bahwa social privilege ini adalah fakta dan realita sosial. Ya, gue setuju bahwa kala lo terlahir cowok, kulit putih, hetero, dan berduit memang lo dapet privilege lebih dari yang bukan. Yang gue ngga setuju adalah sikap membenci, cepat menghakimi dan sok taunya para user goblok ini terhadap orang-orang dengan social privilege. Siapa yang tau masalah-masalah apa yang setiap individu hadapi terlepas dari warna kulit, sex, orientasi seksual dan isi kantongnya?
Kebodohan berikutnya orang ini adalah, dia menyatakan bahwa orang-orang yang punya social privilede ini ngga perlu ikut-ikutan jadi suporter kaum minoritas (LGBT) dan dia sangat menolak uluran tangan dari orang-orang seperti Macklemore. Kenapa? Mana gue tau hahaha...Intinya buat mereka yang boleh jadi aktivis dan suporter kaum LGBT itu ya hanya boleh kaum LGBT.
(insert long silent of confusion and facepalm here........................................................................)
Ironis, ID twitternya benci sama homofobia padahal yang dia lakukan PERSIS dengan sifat yang dia benci.
Dalam beberapa jam tweet Macklemore yang katanya mengindikasikan dia homofobia itu ternyata bisa dijelaskan karena dia ikut suatu event LGBT dan orang keburu main tuduh dengan arti twitter dia. Tapi sekali lagi, kalau dia PERNAH homofobia terus kenapa? Gue malah lebih suka orang-orang yang bisa merubah cara berpikir dan sikap yang salah.
Gue sih cuma bisa geremet-geremet smartphone gue, nahan diri ngga ngasih ceramah panjang lebar ke orang itu. Dasar orang gila. Dia terus-terusan usaha mention gue karena menurut dia gue salah ngerti. Serah apa kata lo deh, nyet. Gue anti orang-orang yang rasis, dongo, ngga nyadar pula. Dadaaaahhhh....
Just a place to share thoughts and opinions. We are definitely not a part of any factions than the truth finders.
Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Februari 2014
Social privilege bukan berarti lo diatas angin dari lahir sampe mati
Labels:
celebrity,
Grammy,
heterophobic,
homophobic,
LGBT,
Macklemore,
marah,
mithya,
music,
racist,
serapah,
social,
social priviledge,
tumblr,
twitter
Rabu, 07 Oktober 2009
Miss BbNB
Masih inget dengan teman seleb gue yang gue ceritain jaman sekolahan flirting gila-gilaan sama gue dengan tujuan pure bikin gue salting? I always adore her. She is such a beauty...*menerawang...*
Anyway, gue baru aja mengangkat kedua alis gue kaget karena ngebaca twitter dia yang menggunakan kata "kekasih" dan "nikmat" dalam satu twitter. Huehehe...oh Dear..jangan mikir aneh-aneh dulu. Ini masih dalam subjek yang sama waktu Lushka membicarakan penggunaan kata "kekasih"..gue agak...takjub dengan perasaan geli-geli di perut mau ketawa...=P
YOU ARE SO LAME...hahahahahaha.....
Ehm...maaf...please do continue to tweet as you like, darling... =)
Labels:
celebrity,
mithya,
personal notes,
twitter
Minggu, 29 Maret 2009
tweer
Gue udah jadi pengguna twitter lama dan cukup puas karena bisa tau kabar temen-temen gue dengan cepat dan tanpa perlu ditanya dulu. Sangat efisien. Gue ngga perlu jadi pen-twitter aktif, hanya perlu ngebaca what’s up with my fella.Gue hampir mempertimbangkan apakah perlu gue menggunakan twitter disini? Tapi setelah mikir-mikir, ya olo...gue ketawan banget ngga punya kehidupan selain dunia homo gue kalo sering update. Hahaha..Twitter gue aja ke update 2 minggu sekali udah hebat. Itu juga udah tersambung otomatis dengan shout out milik facebook. Yah, mengingat gue orang yang sangat terkoordinasi dengan pembagian identitas capek aja bolak balik ganti id, keluar masuk twitter cuma untuk “mamer” what I’m doing right now. Kalo jadi iklan KB, satu twitter cukup.
Hmm..kalo yang punya twitter hanya satu spesial untuk dunia homonya? What should I think of them?
Ah, about the picture I post, no hard feeling buat twitter. Cuma suka gambarnya.
Labels:
blog,
facebook,
homosexual,
internet,
mithya,
personal notes,
twitter
Langganan:
Postingan (Atom)
