Laman

Selasa, 07 Oktober 2008

Asal-Lo-Lesbian-Ayo-Jadian

I guess I finally decided to address this issue: The way lesbian women interact with each other in the Instant Messaging (IM) service. Udah jadi bahan pembicaraan gue dan Lushka semenjak kita sempat menggunakan Mig33 as IM provider di HP kita. Karena rasa iseng yang tinggi, gue dan Lushka akhirnya berusaha berinteraksi juga dengan other LBQ women out there. Just to found out what a weird kind of way they/we interact in IM.

Gue pernah baca entah dimana bahwa adanya anggapan kalau LBQ women adalah para perempuan yang umumnya pintar dan mapan, makanya mereka menjadi LBQ. Kalau udah ngejalanin apa yang gue atau Lushka jalanin..cuih! completely 180'!


Mig33 seperti YM menyediakan ruang-ruang chat dengan tema-tema khusus yang bisa dibuat sendiri oleh anggotanya. Of course gue dan Lushka terkadang suka bermain ke chat room yang berjudul Lesbian dan kawan-kawannya itu lah. Nah, dari situ lah awal keluar anggapan dari kita yang cukup negatif tentang cara LBQ women berkenalan di dunia maya.

Kita ngga naif dan tau bahwa 80% dari isi ruangan-ruangan seperti itu adalah kaum adam yang biasanya batangnya lagi tegak. Tapi setelah berhasil mensortir secara ketat sisa 20% yang perempuan juga sebenernya kalo diibaratkan punya "batang" ya sama juga lagi tegak ketika masuk ke ruangan-ruangan seperti itu.

Correct us if we are wrong, tapi apa ruang-ruang chat seperti itu memang tempat khusus mesum? Karena para LBQ yang gue kenal dari milis-milis Lesbian yang setau gue cukup terhormat juga punya kecenderungan yang sama. We really thought that LBQ women hanya bisa memikirkan selangkangan mereka ketika mereka berkenalan di dunia maya. Setelah berkenalan beberapa line, hal yang lumrah untuk ditemui adalah pertanyaan-pertanyaan seperti "Berapa ukuran bra kamu?" "Sudah pernah ML sama pacar belum?" "Kalau ML lebih suka dengan jari atau lidah?"Atau minimal adanya sinyal-sinyal "desperate" yang menunjukkan sekali kalau dia sangat membutuhkan seorang pacar.

Beralih berkenalan dengan YM melalui beberapa pembaca blog ini juga pada awalnya merupakan start point kami untuk menemukan para "perempuan pintar dan mapan" tersebut. Minimal "pintar dan mapan" di mental dan pikiran lah. Tapi apa hasilnya? Ngga jauh berbeda. Mungkin tidak harus sevulgar dan senorak orang-orang yang ada di chat room, tapi tema biasanya ngga lari jauh dari selangkangan dan "SERIUS GUE BUTUH PACAR". Ngga jarang juga mereka-mereka ini tetep flirting ke kita padahal terang-terang gue dan Lushka udah segitu PDA-nya di blog! Pelecehan atas relationship kita itu!

Kesimpulan yang didapat buat kami jadinya untuk para LBQ out there umumnya adalah Asal-Lo-Lesbian-Ayo-Jadian.

Jujur memang untuk gue pribadi berenang-renang di dunia LBQ women baru setahun terakhir ini dan kebetulan selalu bertemu dengan LBQ women yang serupa. Karena dulu gue lebih suka berkenalan melalui Friendster atau dari temannya teman dan mulai menggali hanya berdasarkan Gaydar yang kelap-kelip. Ada seni-nya lah ketika kita mulai mengenal seorang perempuan sebagai seorang teman and let's just see where the wind will take us. She might blew you away or she might blow you in the end hehehe...

Ketika lo berkenalan dengan seorang perempuan dengan niat awal berteman, lo akan membuka seluruh aspek yang ada di diri perempuan itu tanpa ada yang harus dia defense maupun show off. Lo akan tau yang namanya jatuh cinta karena dirinya dan bukan secetek label lesbian lajang. Percaya deh, lo akan lebih dihargai ketimbang mengejar-ngejar atau mengumbar-umbar kayak Johnny Bravo yang hasilnya kalau ngga ditampar si cewek ya cuma dapet cewek-cewek murah.

Satu hal lain yang menurut kami cukup mengganggu dan terkait dengan berkenalan di IM adalah, try to respect other people privacy! Sebenarnya ada beberapa rules utama ketika lo berkenalan dengan seseorang di IM. Salah satunya adalah tidak menanyakan hal-hal yang terlalu bersifat pribadi di awal pembicaraan. Misalnya alamat tempat tinggal dan nomer telepon. In time lo akan punya waktu dan alasan yang tepat untuk menanyakan hal-hal kayak gitu. Lagipula pada "in time" itu orang lain akan merasa lebih secure karena sudah mengenal lo dengan lebih baik. For us, it doesnt matter where you live atau what your phone number ketika ketika sudah mampu untuk saling berinteraksi dengan baik dan saling menghormati.

Gue ambil contohnya, beberapa minggu yang lalu, gue dan Lushka sempat chatting bertiga dengan Mba LAx. I dont remember for how long, tapi gue inget kalau baik Mba Lax maupun kami doesnt bother to ask stuff that could annoy each other dan tetep bisa menikmati pembicaraan. Atau saat gue berkenalan dengan a young lesbian girl di YM yang sampai saat ini ngga ada tuh indikasi untuk ngorek-ngorek hal yang ngga seharusnya dia korek-korek.

I dont know about others experience. Tapi gue sangat-sangat menyarankan buat para LBQ women yang memang otaknya ngga bisa jauh-jauh dari selangkangan untuk memulai mengintrospeksi her ways and just start being smart for not annoying other women. No more Asal-Lo-Lesbian-Ayo-Jadian!

9 komentar:

eleanor jezebel rose mengatakan...

sedikit berbagi pengalaman, i had traumatic experience about 2 or 3 years ago when i finally found out the truth of me. i was about to find a friend to share so a friend suggested 2 chat rooms. and its so silly. what i got is, kickbanned, just bcuz i didnt know any Lez in this town. and i was like, HELLO?

since that, i never go to tht kinda place anymore. now, since am with my husband, she said, dont go to those kinda place. no good for you. trust me, i've been there. and i have no idea with the idea that i should know a lez in this town and luckily, i met poci kopi. people there are nice and inspiring.

bacaan yang menyenangkan untuk pagi ini. tq mithya n lushka. keep writing yak bok. ehehehe.

-ej rose

Mithya mengatakan...

Weleh-weleh..baru lagi tuh gue denger..ckckck...ngejaga keamanan banget kali? Takutnya lo cowok? Tapi agak berlebih juga ya...should put it in a note tuh gals...

jhnnbrkr mengatakan...

beritahu saya jika saya salah, tetapi menurut saya, chat room adalah sebuah shortcut untuk orang-orang yang mencari teman-bercinta-untuk-semalam-dan-esoknya-bye-bye; any kind of chat room will do. dan tentu saja, karena dengan niat hanya ingin melampiaskan nafsu, tidak akan butuh basa basi bukan? kasarnya: saya-mau-kamu-mau-hayuk.

jadi lain kali jangan ke chat room untuk pacaran, buat saja room khusus berdua heuheuaheua.

by the way, salam kenal ya untuk kalian berdua.

Lushka mengatakan...

Salam kenal juga jhnnbrkr..*haddoh susah sekali nick'nya..heheheh

Oh gitu ya? chat room lebih fungsional sebagai shorcut for looking for one night stand mate ya?
Hehehehe. Pantesin, baru nyapa Hi, udah langsung diberondong dengan pertanyaan bacul-bacul..kekeke

Lucu ya, ga tau bentuk tapi dengan pede'nya imajinya melayang ga karuan..kaya beli kucing dalam karung..hihihi.
Sungguh berbahaya.

Ps.
Kalo murni nyari temen dimana ya?

Btw, terima kasih temans, sudah mau mampir and sharing thoughts.

jhnnbrkr mengatakan...

hallo Lushka dan Mithya,

biasanya yang tertulis Ereen lho, bukan jhnnbrkr, tapi ya sudah lah. salam kenal, saya Ereen

murni mencari teman? kalian bisa mencoba sepoci kopi ;) hhauehauehuae.....kok saya jadi iklan

chat room memang sarana untuk mencari teman kamar yang baru. kadang-kadang setelah ditanya asl, dan ternyata satu lokasi, akan langsung mengutarakan keinginan atau tukar foto. memang, seperti beli kucing dalam karung dan begitu pula lah konsep one night stand itu menurut saya: kalau tidak enak, tinggalkan saja.

eleanor jezebel rose mengatakan...

menjaga keamanan yang aneh

*garuk2 ubun2*

jelonbelon mengatakan...

Hahha... kocak2.

Aku kenal beberapa org mantan2ku dari chatroom sih (guilty!). Notably one which kicked and banned EJ, heh heh.

Nurut gw ga semua org di chatroom itu cewek2 gatel yg desperate, buktinya I've been using the chatroom for quite some time now dan ketemu banyak jenis org yg asyik dibawa ngobrol.

Here's the thing, chatroom itu kayak toko baju bekas. Harus bener2 sabar dan telaten utk menemukan item yg berharga.

Ga jarang gw naek hangin gara2 ada org yg mempertanyakan kelesbianan gw cuma gara2 gw nolak to adhere to their choice of labels (kalau lesbian tu harus milih antara jadi butch, andro or femme, norak betul!).

Dan gw juga suka bete kalau ada anak2 belum kering ingusnya udah berani2nya ngajak ML, coba! Kata lesbian aja ga ngerti, dah berani2nya promiscous. Biasanya anak2 kayak gini akan dpt semburan maut dr gw. ;p

Mithya mengatakan...

Setuju! It's all about attitude girl!

Iya..sepertinya emang butuh ketelatenan. Like I said, gue baru mulai nyemplung ke dunia internet yang bertema Les baru setahun ini. Untung udah nyantol ama Lushka..=D

Lucky for you kalo berhasil dapet temen atau gebetan yang oke..hehehe

And yess!! kadang gue terganggu dengan pertanyaan FBA itu..ujung-ujungnya jawabnya A. Coz i am a lil bit dorce look a like hahaha...ga deeeeng becanda. i think it's wrong, just wrong mengkotak-kotakkan cewek seperti itu.

Anonymous mengatakan...

Hmm sama, dulu awal2 blm punya banyak kenalan L aku iseng masuk ke Klit chat room tapi tyt dibanned gara2 ga punya kenalan L yang udah gabung duluan di klit itu.
Salam kenal buat kalian :)