Halaman

Minggu, 26 April 2015

I won't give up, world

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
the tools and gifts we got yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
for us to work.
We didn't break, we didn't burn,
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not
And who I am.

- I wont give up by Jason Mraz

Senin, 30 Maret 2015

Midnight lil note

Salah satu hal yang paling ngebuat gue ngerasa bersalah ke Nyokap adalah karena dia ngga pernah berhenti nyoba untuk deketin dirinya ke gue. Dia ngga berhenti minta gue hang out sama dia, entah itu sekedar di depan TV atau jalan bareng ke mall. Every time she comes to my room and I said "no", it does hurt me too.

Jangan kira gue ngga deket sama nyokap. Kita jalan bareng sering banget kok. Tapi trivial banget buat gue. Dia bisa cerita panjang lebar tentang segala masalahnya, dan gue bersyukur dia bisa percaya kalau gue pendengar/pemberi nasihat yang baik. Sayangnya keadaannya ngga timbal balik. Gue mau menempatkan diri gue sesuai dengan tingkat kenyamanan dia atau belajar diam walaupun gue ngga setuju. Dia ngga bisa.

Gue dan nyokap punya kepribadian yang bener-bener berbeda dimana dia ngga bisa ngerti kenapa gue ngga kayak seperti anak cewek kebanyakan atau mungkin seperti yang dia harapkan. Dia ngga ngerti kenapa gue bisa ngga perduli dengan belanja pakaian, sepatu atau tas. Dia ngga ngerti kenapa andaikan ada hal-hal yang gue suka pun, ngga persis sama dengan imajinasi dia apa yang "anak perempuan" seharusnya suka. Padahal gue tomboy atau butch juga ngga segitunya kok. I do feel comfortable being in between.

Terlebih, karena gue tau dia ngga akan pernah bisa nerima kalau gue Queer. So when it comes down to it, I don't really wanna be around people who can't accept me for who I am. Because I like who I am.

Sabtu, 21 Maret 2015

Ketika mau prank, malah balik gue yang shock (updated)

Malin masuk kamar gue karena mau ijin jalan keluar.

Malin: Kak..tadi masuk kamar ya? (cengenges)

Gue: Iya (nyengir ga enak). Gapapa sih..asal you're not doing anything more than that (sambil ngelambai tangan dismissing)

Malin: Ngga ko. Suer itu baru pertama kali lebih dari kissing (bisik-bisik karena pacarnya ada di luar)

Gue: Boong.

Malin: Ih suer.

Gue: Ah ya terserahlah. Gue sih santai aja asal jangan lah lebih dari itu (sok jadi kakak yang baik, padahal...ya gue mau ngomong apa coba? "Safe sex ya"??)

Lalu basa-basi tentang dia potong rambut dan ngingetin jangan pulang kemaleman sambil turun ke bawah mau ngunciin pintu.

Malin: Dia (si pacar) sampe kabur. Malu ketemu kakak.

-Kita berdua cekikikan-

Gue: Tau ngga, tadi gue mau ngagetin lo pake topeng halloween. Udah pake bawa-bawa tongkat pula. Eh gue yang kaget.

-Ngakak berdua-

Ketika mau prank, malah balik gue yang shock

So this literally JUST happened. Gue baru beli topeng Halloween dan ceritanya mau nakut-nakutin ade gue. Dengan PD-nya gue keluar kamar dengan topeng terpasang dan kacamata berembun karena kena napas gue. Sambil ngangkat tongkat, gue jalan berjingkat, merhatiin suara untuk nyari tau ade gue ada dimana. Ceritanya dengan topeng nyeremin dan tongkat jadi senjata, gue berharap ngagetin si Malin.

Terus gue denger suara dari dalem kamarnya dan suara musik dia kepasang kenceng.

Pelan-pelan gue buka pintunya sambil ngintip dan liat ada kaki dia di tempat tidur. Pintu gue buka makin lebar tanpa suara dan gue berdiri disitu dengan topeng terpasang dan tongkat teracung kayak lagi megang tongkat baseball...

Masalahnya karena kacamata gue berembun dan kamar dia gelap, gue ga bisa ngeliat jelas. Ada kali gue sekitar lima detik (coba lo itung deh, lima detik itu LAMA), nungguin reaksi dia, karena gue pikir dia lagi tidur.

Akhirnya gue ngebetulin posisi topeng gue dan kacamata gue mendadak jelas. Dan yang gue liat?

Cewek (yang mungkin pacar atau mantannya, gue udah ngga tau lagi itu siapa dan track relationship-nya) di atas ade gue, lagi kissing..lagi make out. Dan gue langsung shock.

Dengan sisa tenaga yang ada untuk buat otak gue kerja, gue mundur pelan-pelan sambil nutup pintu kamarnya dan jalan balik ke kamar masih dengan perasaan shock.

Brengsek. Bukan Making-out nya yang gue shock. Karena itu ade gue sendiri dan malah gue yang kaget setengah mati.

Brengsek.  *Ketawa sambil gemeter*

Selasa, 17 Maret 2015

Thank you, Glee (Glee to me)




Glee is ending this Saturday and I think it's only right if I make a post about it. Glee has been one of the most influencing show in my adult life, especially my queer adult life and it's definitely hard to see it go after 6 years of being a very good best friend.

Sepertinya gue udah pernah cerita gimana pertama kali gue kenal Glee dan bagaimana ceritanya berlanjut dengan meracuni seorang Lushka yang susah banget nyangkut dengan satu TV seri. And it didn't stop there. There was a time when every week Lushka and I meet up, we would watch the episode that week together, entah itu di kafe dengan laptop atau di rumah gue. Bahkan gue dan Lushka pernah nonton 9 episode pertama Glee sambil nyanyi-nyanyi kayak orang gila karena hapal lagu-lagunya hehe..Ada masanya dimana gue hanya dengerin lagu-lagu Glee (yang saat itu masih "hanya" sebanyak 100 lagu) non-stop. Bahkan di mobil sampe satu keluarga gue juga hapal mati sama lagu-lagu Glee.



Then things got difficult for me..and while everyone seems to be confused of how to handle me or even walked away, Glee was there. Granted, it was more like I was there to cling to it. I was obsessed beyond weird dan gue inget Lushka capek denger gue ngomongin Glee ngga berhenti. Every fanvid, every interview, every article, every meme, every inside jokes about Glee, I knew it all. You name it. Glee was my way of coping so I didn't decide to just end everything right there and then. It was easier to laugh and cry about some fictional character's life than about myself. So yea, when a lot of gleeks say that it isn't JUST a show, I have to agree.

Glee yang pertama ngenalin gue dengan dunia fangirl lebih gila lagi. Fandom, OTP, shipping, fanfiction (there was a time where I was horribly sick and I couldn't get up from bed at all for a whole month, Glee fanfiction was my absolute companion. Therefore kudos to ALL Glee fic writers!). Sakit yang berikutnya ketika gue kejebak di tempat tidur lagi pun yang nemenin gue adalah tiga full seasons DVD original Glee.
Glee juga yang pertama kali nunjukkin kalau antara casts bisa jadi keluarga dan temen terdeket. We love them not as a celebrities, but like a friend. I would like to thanks the casts for being super sexually fluid too so it is easier for us to ship you with whoever we want =P

But most of all, Glee introduced me with a lot of friends from all around the world (my current girlfriend included <3). Ngga ada batas usia, orientasi seksual, pekerjaan, OTP (yea, this matters lol) atau jenis kelamin/gender. We were friends not just because we like the same particular TV show or characters but because we believe the idea of what Glee offers. Acceptance to be unique, caring with each other and the love of music to be a big part of our life.
 


When Cory died, millions of gleeks felt the same devastation. Even until now every time we heard his voice in a song or his face on the screen as Finn. Yea, I know, his character is kind of a jerk but Cory was the one we truly missed. He was the face of reality just like Robin Williams did.
Glee was the first family primetime tv show that introduced a canon teen-lesbian cheerleader couple and it was all not because they intended it to be. The Gleeks were the one who pushed it to make it happen. Brittana will now be a legend in LGBT TV show. 

Glee fandom was the first one who won one poll after another of TV favorite couples when the couple themselves are non-canon and fabulously gay. For that, I give my deepest bow of respect to the Faberry fandom. 

Glee also the first one who put a teen transgender character as one of their main and my adoration to the show just grew bigger and bigger. These are just a very minor thing about Glee because I cant list every single thing Glee has tried to be a (fail) PSA all through the years LoL

Glee didn't just help me loving myself more, it also raised up my mood even in the most shittiest condition. In the end, even though it looks like gleeks were only living through the glorious and dramatic life of the characters, we know that each of those characters at one point was us and they remind us that we're not alone. That there is always a way. A friend. A future.

If you look up "Glee to me" all over the internet, you'll find thousands of similar stories like mine because that's how important this show is. I can't possibly put everything I love about this show into one article but I guess this would be enough to summarize what I can think of right now.

Now I'm just gonna back to weep in the corner listening to "I lived", yea? XD

Big hugs to the Glee fandom <3


Sabtu, 10 Januari 2015

It's a good week for Gleeks, Valkubus, Brittana, Quinntana, Korrasami and Shoot shippers


NOT A FREE SPOILER POST

Post kali ini temanya khusus tentang what's going down di dunia fangirl/fandom femslash minggu ini dari pengalaman gue pribadi karena rasanya visual sensori gue dibombardir dengan hal-hal yang menyenangkan seminggu ini. Buat yang lupa atau ngga ngerti apa itu fandom dan nama-nama yang gue sebut di judul bisa ngintip post gue di SINI untuk di-refresh memorinya. 

Sebagai info tambahan, Femslash itu sebutan untuk pasangan sesama karakter cewek di cerita fiksi. Diambil dari kode F/F (Femslash) di penulisan deskripsi fanfiction yang artinya "Female with Female".

Sebelumnya gue mau shameless self promotion dulu. Akhirnya gue berhasil menambah satu chapter lagi di fanfic Quinntana yang gue tulis bareng Elle. Udah lama banget dari terakhir update hahaha..maklum, banyak hal yang bikin susah untuk duduk dan konsentrasi selama berhari-hari untuk nyusun ceritanya. Saat ini udah ada 80 followers dan berharap dengan seiring bertambahnya chapter, followersnya juga tambah banyak ^^ Senang! Soalnya ini pertama kalinya gue ngebuat fanfic bersambung =P 

Mohon dikunjungi di SINI and leave some review ya ^^

Nah, having those things aside, selanjutnya yang akan gue bahas ngga bebas spoiler sama sekali. Jadi buat yang belum nonton Glee 6x02, Lost Girl 5x05, Series finale Legend Of Korra & Person of Interest 4x11 baiknya sih ngga melanjutkan baca. Udah gue kasih warning ya...spoiler-nya nga pake rem soalnya. Secara keseluruhan sih akan tetep membingungkan kalau lo ngga familiar dengan dunia fangirl hehe..Oh satu lagi, dunia fangirl/fandom itu hiperbol banget. Tapi kalau ngga peduli, let's start it!

Mari dimulai dari Glee karena hari ini setelah hiatus selama 8 bulan, akhirnya mereka tayang lagi! Antara seneng dan sedih sih karena ini season terakhir mereka. Di luar dugaan gue yang udah merendahkan ekspetansi serendah mungkin, ternyata dua episode premiere back to back mereka ngga buruk-buruk amat. Bahkan sepertinya RIB (Ryan Murphy, Ian Brennan & Brad Falchuk; penulis dan produser Glee) abis-abisan mau manjain Gleeks yang (ngakunya) sakit hati bertahun-tahun karena para penulis script-nya selama dua tahun terakhir agak seenak udel. 

Gue ngga becanda kalau bilang masih lebih banyak fanfiction Glee yang alur dan ide ceritanya lebih bagus dari Glee sendiri XD Eh, BTW, selama lima tahun Glee masih menjuarai fanfiction.net sebagai TV show yang paling banyak fanfictionnya. Sejauh ini ada lebih 107.000 judul dan akan terus bertambah. Bayangin deh tuh kenyangnya kayak apa kalau mau dibaca satu-satu.

Ngomonin Glee pastinya ngga mungkin ngga nyebut Brittana. Para fans Brittana dari malem banyak yang ngga bisa tidur cuma karena mikirin pasangan favorit mereka akhirnya balik ke layar TV. And Brittana was as cute as ever.


Yang ngagetin dan bikin tumblr meledak itu waktu ditayangin promo untuk episode minggu depan, and see for yourself.


Gue rasa semua fans Brittana di detik itu dapet serangan jantung karena terlalu happy. Gue sih cuma langsung gigit kepalan tangan. Asli. Ngga bohong waktu liat promo itu tangan gue langsung masuk mulut dan otak gue blank untuk beberapa detik XD 

Hal lain yang bikin SEMUA Gleek gigit jari; mau cewek, cowok, straight, gay, bisexual adalah waktu Unholy Trinity nyanyi lagu Problem - Ariana Grande. The.Highlight.Of.The.Hour.


Astaghfirullah aladzim...

Dan yang terakhir dan yang paling bikin fans Quinntana ngga berhenti "teriak-teriak" di Media Sosial (gue curiganya sih mereka juga beneran teriak di rumah masing-masing), waktu Sam ngebuat referensi tentang that two-time thing di episode I DO ;)



Next! Valkubus! Woop! =D

Valkubus ini singkatan dari pasangan Valkyrie dan Succubus dari acara Lost Girl. Kayaknya emang nasib gue kalau udah ngefans sama pasangan biasanya yang paling minoritas dari kumpulan fandom besar. Gue udah jadi Valkubus shipper dari dua tahun lalu waktu kebanyakan fans Lost Girl sibuk sama Doccubus (pasangan si Doctor sama si Succubus yang sama di Valkubus). Dengan sabarnya gue nunggu, dengan harapan tipis kalau suatu hari Valkubus jadi pasangan canon. And it happened. And it was GLORIOUS. 




Ketika Quinntana jadi canon, para fans Brittana yang ngga pernah nyadar akhirnya Jump Ship (pindah pasangan OTP) juga atau setidaknya bisa mengakui kalau Quinntana itu hot banget. Sama dengan ketika Valkubus canon, banyak fans Doccubus yang juga Jump Ship LoL!

Sayangnya waktu fans Valkubus lagi girang-girangnya merayakan penantian selama dua tahun itu, banyak fans Doccubus yang marah dan mulai caci maki di Media Sosial. Hahahaha..ya ginilah dunia fandom. Ngga jarang isinya orang-orang yang belum dewasa dan mungkin beneran anak-anak pra-remaja yang entah bagaimana ngerasa bahwa marah-marah dan berantem karena OTP itu normal. Hal kayak gini disebut Shipwar.

Kalau udah shipwar, yang berantem di internet ngga hanya antara fans, tapi kadang bisa kelewatan sampai para aktor dan aktrisnya kena damprat juga lewat twitter *facepalm*. Untungnya sih yang ikut-ikutan shipwar ini cuma sebagian kecil, tapi tetep bikin suasana fandom Lost Girl ngga enak untuk beberapa hari. Fans yang otaknya masih jalan kayak gue jadi sibuk saling nunjukkin support antar OTP hahaha..pokonya dramatis lah. Apalagi isinya rata-rata cewek. Duhhh...rempong.

Dua OTP terakhir sebenernya gue ngga nonton acaranya, tapi untuk Shoot (Shaw & Root), kenapa gue sebut karena ini salah satu OTP yang juga ditunggu-tunggu fansnya untuk jadi canon. Tapi nasibnya agak tragis. Setelah kissing pertama kali, tanpa ada deklarasi perasaan apa pun, salah satunya mati ditembak musuh XD 



Why it's in my radar, karena Shoot ini pasangan antara aktris Amy Acker dan Sarah Shahi. Which in my brain they are Winifred dari Angel dan Carmen dari The L Word hehe...beda acara sama sekali, macam beda dunia tapi bodo amet.

Terakhir, Korrasami kayaknya pantes untuk disebut honorary mention minggu ini karena pertama kalinya di sejarah kartun buatan amerika, ada tokoh utama cewek yang pahlawan dan gay. Congrats! And happy for the fans =)



Kalau mau dibandingin dengan lima tahun yang lalu, sebelum masanya Glee, pasangan OTP femslash terbatas di acara-acara TV macam The L Word yang ditayangin di stasiun-stasiun tertentu dengan sasaran penonton spesifik. Sekarang pasangan LGBT ada di acara-acara utama TV bahkan dengan tema kekeluargaan. Karakter-karakternya jadi lebih manusiawi dan ngga dibedakan dengan karakter-karakter hetero. Alur cerita para karakter ini pun udah ngga perlu hanya ngomongin tentang coming out atau masalah siapa yang mereka pacarin lagi. 

Things are looking up and easier indeed, queers ;)

So, what's going down with your OTP lately?

Kamis, 06 November 2014

When an episode of a stupid teen drama TV show about vampires hit you right in the feels

Setelah nonton The Vampire Diaries S06E05 jadi mellow parah dan kebetulan iTunes shuffle lagu yang nendang banget sama perasaan gue sekarang.

Well, I'll wait till you listen
I wont say a word
to follow your instincts
would just never worked for me
you're silent but strong, (yeah, I'm playing that card)
and you're noticing nothing again

Now I'm lying on the table
with everything you said
keep that in mind the way that it felt
when the most I could do was to just blame myself

(Feel it out for once and feel nothing like everyone else)
when the most I could do was to just blame myself
and I know you know, everything
I know you didn't mean it
I know you didn't mean it

I know you know, everything (drop everything)
I know you didn't mean it (start it all over)
I know you didn't mean it (remember more then youd like to forget)

So, we're talking forever
and you almost feel better
but, betters no excuse for tonight
you see, it's never bad enough
to just leave or give up
but, its never good enough to feel right

Now I'm lying on the table
with everything you said
it will all catch up eventually
well, it caught up and honestly
the weight of my decisions
were impossible to hold
but they were never yours
they were never yours

Drop everything, start it all over
remember more then you'd like to forget [x2]


Would you like to forget?
would you like to forget?
drop everything, start it all over
well, drop everything start it all over (would you like to forget)
drop everything start it all over
start it all...

This Photograph is Proof (I Know You Know) by Taking Back Sunday

Selasa, 28 Oktober 2014

Yeah.

marketer always has something to celebrate, even if it doesn't relate.
I have subscribed to so many online shop and from their newsletter, you can see, they celebrate weekday or weekend or any little fucking things.
I kinda envy them, the online shop I mean, they never failed to make a-day so meaningful and ask you to celebrate with them and of course...empty your wallet. 
By then.....they will be happier. 

Jumat, 10 Oktober 2014

Kalau bukan gue (kita), siapa lagi?

Pasti temen-temen udah pada denger tentang kasus pembunuhan seorang perempuan Transgender di Australia beberapa hari yang lalu. Sedihnya, pembunuh perempuan itu ngga lain suami/tunangannya sendiri (setiap artikel penjelasannya beda-beda) yang berwarga-negara Australia. Atas dasar ngga bermaksud untuk membawa berita kasus ini makin dibicarakan untuk alasan yang salah, gue ngga akan nyebut nama korban atau detil pembunuhan..

Mungkin kalian sendiri juga udah terekspos dengan berita kasus ini baik melalui facebook maupun twitter. Yang memprihatinkan adalah komentar-komentar yang ditujukan kepada si korban. Atas dasar identitas seksualnya, banyak yang langsung menghujat kalau pembunuhannya terjadi ya karena korban seorang transgender. Mulai dari asumsi bahwa si suami/tunangan melakukan pembunuhan karena ngga tau korban dulunya seorang pria sampai mengatakan kalau pembunuhan itu merupakan bentuk azab dunia. Seriously people!? WOW.

Fortunately, di antara banyaknya artikel yang isinya cukup netral gue nemu satu artikel yang membahas tentang kejamnya komentar-komentar di internet tentang perempuan ini. Awalnya gue ragu untuk share karena banyak temen-temen gue sendiri di facebook yang kasih komentar negatif selama beberapa hari. Akhirnya gue beraniin diri dan share artikel tersebut di halaman facebook gue.

Siang ini Queen Alien ngeliat postingan tersebut dan kaget. Dia bilang, "Kamu ngapain sih naro-naro artikel kayak gitu di facebook? Nanti kamu dikira orang aneh."

Again, seriously?? Aneh karena nanti dikira gue juga transgender? Jadi artinya transgender itu orang aneh?

Gue ngga pake jeda langsung jawab, "Menurut Mithya artikel itu penting untuk di-share. Orang ngga boleh sembarangan komentar jahat tentang korban pembunuhan kalau ngga tau apa-apa."

Queen Alien ngejawab lagi dengan logikanya yang sangat judgmental,"Tapi kan dia...PSK..kelas atas?"

Gue ngga kaget sama sekali dengan komentar nyokap gue karena apa yang dia sebut ya tepat kenapa gue share artikel itu. Gue jawab lagi,

"Jadi orang boleh komentar tentang orang lain layaknya mereka pribadinya lebih baik dari si korban? Ma, Mithya itu bidangnya di Psikologi. Mithya kerjaannya ya ngurus dan ngelindungin orang-orang seperti mereka. Kalau bukan Mithya, siapa lagi?"

Selesai ngomong itu, gue langsung ngerasa deg-degan karena dengan segala prejudis dan (sedihnya) topik transgender di lingkungan kita yang sangat tabu gue ngerasa kayak baru ngelawan ribuan orang. Sama seperti ketika gue memutuskan untuk share artikel itu.

Tanpa bermaksud terdengar seperti orang Jumawa, jujur gue ngerasa bangga bisa stand up atas apa yang gue percaya benar. Because man, it was scary for me! Ngomong panjang lebar di twitter atau di blog anonimus tentang hal ini jauh lebih mudah daripada ketika gue harus berbicara di depan seseorang yang gue kenal. Ternyata mencoba untuk merubah sesuatu yang menurut kita ngga bener hanya "semudah" menekan tombol "share" di facebook atau speak up. Ketika gue bilang, "kalau bukan gue, siapa lagi" bukan berarti gue satu-satunya yang bisa melakukan ini. Tapi memang kalau bukan dari diri kita pribadi yang dengan berani memulai...apa kalian masih terus mau ngarep seumur hidup orang lain yang berubah tanpa ada pencetus? =)

Have a goodnight, Queers!


Senin, 01 September 2014

Kepada segenap rekan-rekan pengemudi sekalian...

Suka gemes sama semena-mena bawa kendaraannya.
Ini tolong dibaca PP No.43/1993   dan UU No 22/2009 untuk menjadi pedoman mendahului/menyalip kendaraan lain dan penggunaan lajur jalan. 

Untuk hak bis sekolah, penyeberang jalan, pengguna sepeda, itu sudah ada aturannya lho. Jadi kalo cukup cerdas untuk mengemudikan kendaraan, harusnya juga punya kemampuan untuk mematuhi aturan. 


----------------------------------------------
Peraturan Pemerintah No. 43/1993, tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan terdapat cara mendahului (yang baik dan benar).

Pasal 52
(1) Pengemudi yang akan melewati kendaraan lain harus mempunyai pandangan bebas dan menjaga ruang yang cukup bagi kendaraan yang dilewatinya.
(2) Pengemudi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), mengambil lajur atau jalur jalan sebelah kanan dari kendaraan yang dilewati.
(3) Dalam keadaan tertentu pengemudi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dapat mengambil lajur atau jalur jalan sebelah kiri dengan tetap memperhatikan keselamatan lalu lintas.
(4) Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) meliputi: 
    a. lajur sebelah kanan atau lajur paling kanan dalam keadaan macet;
    b. bermaksud akan belok kiri.
(5) Apabila kendaraan yang akan dilewati telah memberi isyarat akan mengambil lajur atau jalur jalan sebelah kanan, pengemudi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), pada saat yang bersamaan dilarang melewati kendaraan tersebut.

Pasal 53
Pengemudi harus memperlambat kendaraannya apabila akan melewati:
a. kendaraan umum yang sedang berada pada tempat turun-naik penumpang;
b. kendaraan tidak bermotor yang ditarik oleh hewan, hewan yang ditunggangi, atau hewan yang digiring.

Pasal 54
(1) Pengemudi mobil bus sekolah yang sedang berhenti untuk menurunkan dan/atau menaikkan akan sekolah wajib menyalakan tanda lampu berhenti mobil bus sekolah.
(2) Pengemudi kendaraan yang berada di belakang mobil bus sekolah yang sedang berhenti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib menghentikan kendaraannya.

Pasal 55
Pengemudi dilarang melewati :
a.  kendaraan lain di persimpangan atau persilangan sebidang;
b. kendaraan lain yang sedang memberi kesempatan menyeberang kepada pejalan kaki atau pengendara sepeda.


*****
Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 

Pasal 108, ayat  3
"Sepeda Motor, Kendaraan Bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang, dan Kendaraan Tidak Bermotor berada pada lajur kiri Jalan."

 108 ayat 4 
"Penggunaan lajur sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi Kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah, atau mendahului Kendaraan lain."

***
Demikan disampaikan
Wahai kalian semua yang belum patuh aturan, berubahlah. 
Wassalam.