Laman

Jumat, 14 Agustus 2009

Video Marshanda

Rasanya gue HARUS komentar tentang video-video Marshanda...hahaha...ngga, ini bukan mentertawakan Marshanda, ini mentertawakan diri sendiri yang ngerasa HARUS komentar.

Di hari pertama gue membaca komentar-komentar orang yang berterbangan di Twitter tentang video Marshanda gue pikir lagi ngomongin video klip lagu dia yang terbaru. So I laughed a long tanpa tau apa-apa. Gue juga ngga usaha nyari tau dengan bersegera ke youtube nyari-nyari video mana sih yang diomongin orang-orang Indonesia sampe ngalahin si Manohara??

Tapi setelah hari kedua, mulai banyak tuh yang ngasih penjelasan. Ternyata Marshanda mengupload beberapa (katanya 28) video pribadi yang isinya dia nyanyi-nyanyi kaya orang gila atau nangis-nangis curhat tentang kehidupan persahabatan dan cintanya. All of my friends were laughing and saying bad things about her. WOKAAAAYYY...THAT'S.......NORMAL.

Satu-satunya yang norak adalah kita-kita yang punya hateful comment untuk dia. The big title is "SHE IS CELEBRITY" makanya jadi big deal banget ketika dia keluar dari kepompong sempurnanya dan mulai jatuh bertebaran all over the place. Nah, kalo yang upload video-video seperti itu cuma rakyat jelata nan cantik kaya kita? Apa perduli orang kan? Paling cuma "yeap, crazy women..next!" dan kita udah klik video selanjutnya yang lebih menyenangkan buat mencuri 5 menit dari hidup kita.

The next thing yang sangat mengganggu gue adalah kenapa empati kita sangat sedikit untuk orang lain?? Ngga perduli dia artis, presiden, pengusaha, ibu-ibu, etc, kalau sampai ada orang yang berani "mempermalukan" dirinya di depan jutaan orang, we should feel sorry for her. Bukan malah menghina dan menghujat. Marshanda jelas sedang mengalami masa-masa yang ... entah ... Britney syndrome? =D

Karena ngga kenal, maka tak sayang. Orang Indonesia terlalu berpegang teguh dengan kalimat itu. Karena kita ngga kenal, kita boleh ngga perduli. Let say that is your friend yang sedang mengalami breakdown parah dan kejiwaannya terganggu...lalu lo mulai menghina-hina perilaku anehnya, hence the video (atau menggunduli kepala layaknya mba Britneh), and the next day she jump off of a bridge. Because YOU didn't care enough.

Ya, I take these things personally. Buat orang yang belajar dan mempelajari HOW TO memperbaiki jiwa-jiwa yang terganggu, gue menganggap perilaku orang Indonesia pada umumnya yang membuat orang-orang yang membutuhkan pertolongan MALU dan MENARIK DIRI.

Let's try to start to see things from THEIR perspective. Ketawa boleh..siapa sih yang ngga ketawa kalau melihat hal-hal yang lucu atau aneh. Gue aja nyengir-nyengir ko ngeliat videonya Marshanda. But then THINK! What's inside their head ketika mereka melakukan hal itu? Misalnya seperti oknum S yang gila belanja dan actually believe it would help our economy dengan cara belanja sampai tumbang. Boleh tertawa, terus mulai deh menganalisa...kira-kira dia mengidap penyakit kejiwaan apa? Mungkin gue bisa bantu? =D

Gue juga bersimpati untuk para teroris kroco-kroco yang imannya dan pegangan hidupnya lemah hingga mudah untuk para otak-otak kejahatan sepertin Noortol (Noordin Tolol) mampu membuat mereka menjadi true believers walaupun konsekuensinya adalah mengambil nyawa sendiri dan orang lain. Karena gue berpikir dan mencoba mengerti bahwa mereka sebenarnya orang-orang yang butuh rasa empati kita. Bukan hujatan ngasal yang semakin mendorong orang-orang ini menjauh dari kita.

Nyanyian Marshanda yang dia pinjem dari lagu Spice Girls bener banget..WHO DO YOU THINK YOU ARE??

Think girls...wouldn't you feel sad if it is your friends yang mengalami mental breakdown? Wouldn't you wanna help?

psstt..ehhh...ini bukan iklan sinetron barunya dia mau act jadi cewek gila kan? huehehe...

4 komentar:

Anonymous mengatakan...

semalem aku rencana mo cari videonya marshanda juga, tapi kok malah lupa ya? gara2 tersepona ama Gamaliel & Audrey.

~Juminten

Lushka mengatakan...

Aku ketawa miris, emang lucu ngeliat kelakuannya,lucu banget malah hahaha tapi khawatir jangan2 ini caranya buat minta bantuan?

Sky mengatakan...

...dan setelah dia melompat dari gedung bertingkat sekian, kita bertanya, "Kenapa sih lo? Masalah lo apa sih?"
Di mana bersembunyinya pertanyaan itu sebelum dia pergi dan sedang benar2 membutuhkan perhatian kita...?

Lushka mengatakan...

Nah,mari peka di sekeliling..lihat kanan kiri,siapa yg butuh bantuan.