Kemaren waktu telponan sama Lushka dengerin monolog dia tentang Twilight, tiba-tiba di MTV ada trailer filmnya. And OMG, baru 5 detik aja gue bisa komentar betapa cheesy, opera sabun, dan film ratting B film ini! What the hell was that? Versi remaja Bold and the Beautiful? Jujur yah, buku Twilight itu masuk ke list buku yang pingin gue beli kalau gue udah ngabisin SEMUA buku yang belum terjamah. Apalagi alasannya kalau bukan karena menceritakan vampir. I do remember kalau dulu, cover buku itu yang bikin gue ngga mau nyentuh karena terkesan murahan. Please dong, buku best seller kok ada gambar cewek komik gitu? Buatan amatir pula.
Lalu Lushka menambahkan info kalau film ini merebut posisi Quantum of Solace. Wow! Walaupun gue ngga pernah suka James Bond, tapi itu info yang cukup anomali. Mengingat betapa cheesy-nya trailer yang gue liat. Lalu mulai deh Lushka menganalisa about what happen in the world sekarang karena buku itu. Katanya novelis cowok itu udah banyak banget yang berhasil sukses menceritakan cerita-cerita romantis dari sisi mereka dan pengarang Twilight ini seperti semacam angin segar buat orang-orang. Kenapa? Lushka berhipotesa lagi, katanya untuk pengarang-pengarang cewek saat ini cuma menang di buku-buku chicklit..dan seperti pengarang-pengarang cewek general, mereka suka banget untuk menceritakan tema romantic fairy tale. Nah, twilight itu adalah versi lain, versi young adulthood fairy tale. Sukses lah dia memikat jutaan hati (khususnya) wanita. (please elaborate Lush if I’m mistaken)
What about me? Gue bahkan lebih ekstrem dari Lushka. Gue akan menjauhkan diri dari Twilight karena gue ilfil. Gue percaya art, lagu, film, atau buku yang diciptakan oleh kaum Adam jauh lebih menarik. Yep, gue chauvinis, hehehe... Karena mereka laki-laki and it is more interesting to see what the guys had in mind ketika mereka membicarakan tentang cinta. Kalo cewek, buat gue pribadi, apalagi yang perlu gue tau? Gue kan cewek. Ngga jauh-jauh lah paling. Gue suka banget ngeliat cara cowok menggambarkan jatuh cinta mereka. In part coz I believe it doesnt happen in the real world. Jatuh cinta laki-laki buat gue itu sebatas nafsu. Tapi mereka punya cappability untuk membayangkan jatuh cinta yang menurut gue jauh lebih keren daripada cara cewek membayangkan jatuh cinta.
Film vampir yang menurut gue keren dengan romantis picisannya adalah Buffy the vampire slayer..hahaha..I know, norak banget kan? But I dont care! Buat gue film itu keren banget. Karena pengarangnya Joss Whedon. Salah satu contoh cowok nerd, geblek, tapi kreatif yang sempet diremehkan oleh dunia film.
Ngeliat trailer film twilight ngingetin gue sama film The Covenant. Tapi Covenant aja menurut gue masih jauh lebih menyenangkan (cowoknya cakep-cakep! Hehehe..) walaupun jalan ceritanya agak retarded.
Why I think the way I think is beacause gue merasa bahwa mungkin sebenernya soul gue itu sebenernya dilahirkan sebagai cowok biseksual. Jadi untuk jatuh cinta dengan cewek itu normal tapi diem-diem dan takut-takut sangat tertarik dengan cowok lain (especially gay man). So, cara berpikir gue jadi seperti yang gue jabarkan di atas itu. (That’s the most ridicoulus thing I ever-finally-wrote down)
FYI, I wrote this dengan sadar mengetahui bahwa gue BELUM nonton filmnya dan BELUM baca bukunya. TAPI gue akan mengakui kalau nanti MUNGKIN setahun lagi I stumble upon them dan ternyata between those two gue suka ceritanya. Peace and out, guys!





