Halaman

Tampilkan postingan dengan label ngayal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngayal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2010

Semuanya sempurna kecuali kehidupan di luar kita

"Semuanya sempurna kecuali kehidupan di luar kita."

Mantap ya, B ? Itu quote kamu.

Aku biasanya bête gara-gara orang lain, kantor, keluarga yang akhirnya ngebuat aku jadi nyolot. Jadinya berantem. Kalo di review ulang, pas rekonsiliasi, keucap “Maaf, tadi aku lagi bête soalnya…gara-gara…anu..ini..itu. Terus kamunya…….”


Tapi apa emang benar aku bête gara-gara orang lain atau emang akunya aja yang ga bisa meregulasi emosi? Aku masih sulit untuk milah-milah perasaan. Kalau lagi bête, ya berarti orang di seluruh dunia itu ngeselin dan perlu dibumi hanguskan. Hihihihi.


Ayang,
Kebayang ga kalo kita hidup berdua, I mean tinggal kita berdua aja di dunia, kaya adam dan hawa.. Kalo kita sih, hawa nafsu dua-duanya. Hihihi. Kita akan hidup damai ga ya? Hahahaha


I don’t think so.


Cinta ga cukup, B. Hihihi. Karena kita ini dua kepribadian yang berbeda. Kamu dengan rules dan aku dengan "yang penting ngelawan". Kekekeke.


Imagine this. Aku sih emang caring, tapi aku ga neat or even tepat waktu. Mungkin kalo kita bercocok tanam, 25% dari tanaman kita rusak dimakan hewan, dengan alasan aku kasihan atau emang aku lupa nyiramin atau aku mikir kita lagi ga pengen makan kentang. Hihi.


For me, perfection itu kalo semuanya santai – tidur cukup – makan cukup – sex cukup, hehe. Buat kamuuu…uummmm. Stock makanan tiga bulan ke depan aman, rumah ga bocor, panenan tepat waktu, binatang terkelompok dengan baik. Ayam putih dengan ayam putih. Yang totol-totol dengan yang totol-totol. Semuanya terseragam dan terinventarisir dengan baik. Everything on charts.


While for me. Chicken merely chicken. Mau warna apapun, itu ayam.


Whew. Pasti bakalan ada teriakan dari aku atau kamu tiap hari. ‘Ayaaaaaang, ayamnya ketuker kandang!” – dibales ama aku…”biarin, tadi kayanya yang putih lagi bête butuh temen”. Aku kan semuanya pake perasaan. Hihihi. Mungkin aku bisa ngambek ama pintu dapur yang bunyi-bunyi. Marah sama sapi yang pas aku lewat bunyi “Mooooo”. Aku kan setidak masuk akal itu ya, B?


Do we need neighbors? Everything seems perfect.


You would think. Tapi kalau aku? Akuuuu buuuutttttttuh. Aku pengen bergunjing, pengen mamer anak ayam kita yang terlucu sedunia. Uh. Ya deh ga sedunia. Se-kandang? Ya? Ya? Ya? (kamu pasti langsung nanya balik, kandang yang mana dulu? Kalo kandang yang ujung yang paling lucu yang anaknya ayam kate keturunan ke-17 telur ke-9 yang kita tetaskan).


B, kamu terdengar sangat menakutkan dan aku menyenangkan ya? Hihihi. Padahal di kehidupanm nyata, kamu yang ngajarin aku untuk slow down, menghargai dan menikmati hasil kerjaan aku, ga frowning, terutama ga marah-marah ama benda mati =)


Jadi, cukup ga sih kalo cuma kita berdua? Cukup kali ya?

Rabu, 04 November 2009

Perkenalkan, nama saya......

Kemarin pagi abis gue ngadu ke Mithya soal MB yang udah mau 24, entah gimana jadi ngebahas kebiasaan anak remaja menempelkan nama orang terkenal sebagai nama belakang.  Hehehe.

Mithya bilang seumur-umur dia ga pernah merombak namanya, tapi kalo gueee…………….Ngacuuung! gue sampai sekarang masih suka nyatut nama belakang salah satu duo PJ & Duncan (Ant & Dec). Gue suka make nama Donnelly’nya Duncan. huehehehehe.

Nah, membicarakan fenomena ini, gue kepikiran kalo nama maya kita enaknya ditempelin nama siapa ya? Karena gue lagi suka Zac Efron, kecetus lah Lushka Efron. Keren yak. Hahahahahahah. Nah Mithya iseng nyomot namanya Bang Nunu, Keanu Reeves. Jadilah namanya Mithya Reeves. Jiaaah. Keren jugaaa. Gue bilang berasa kaya nama keturunan Yahudi. Hihihih.

Tapiiii…kita di dunia maya ini aja udah punya nama belakang. Lushka Love, Mithya Strawberry. Hehe. Yang mana ternyata kalo disambungin pake nama belakang artis jadinya malah lucu. Kaya nama gue misalnya, let’s say kita ngambil nama Tom Cruise, jadilah gue : Lushka Love Cruise. Jadi kaya nama agent kapal pesiar ga gue? Hehehe.  Atau nama Kurt Cobain, Lushka Love Cobain. Ga move on banget ya rasanyaaaaa. Kalau dikembalikan ke Zac Efron? Lushka Love Efron. Hmmm. Tapi tiap denger nama panjang itu, kok kaya pernyataan cinta ya?Jadinya di kepala langsung muncul pertanyaan..”terus kenapaaa kalo lo suka Efron?"

Udah gitu , nama gue jadi kaya prasasti cinta kampungan yang suka ditorehkan di pohon. Lushka Love Bambang. Hihihihi.

Puas ngakak-ngakak berdua, tiba-tiba Mitha nyeletuk “aku Mithya Man”….hah? Man? Dia ngikik. “iya, aku kan suka SpiderMan, jadinya Mithya Man”. Hahahahaha. Kita sungguh katro. Mithya berkesimpulan, inilah sebabnya orangtua kita ngasih nama anaknya, udah dikasih nama bagus aja, sering pengen kita ganti-ganti. Kekeke. Coba check nama asli/maya lo aneh ga kalo ditempelin nama artis fav?

Ps. Quotes of the day : “Alam aja namanya Alam” (Mithya,2009)

 

Kamis, 15 Oktober 2009

Absurd Avenue (AbAv)

Kayaknya anak-anak IHA udah pada buat postingan tentang Absurd Avenue ya..? Hmmm...gue harus menceritakan apa ya? Bagaimana kita kenalan udah diceritain Lushka, cerita narsis udah diwakilin sama Maul, awal mula dua kepala pemberi ide diceritain Rei, dan akhirnya cerita rembukan rame-rame udah diceritain Luna. Sisanya menyusuuul. Jadi gue cerita garis besarnya aja deh. Cerita versi gue yang super serius ini..huweeee..hehehe...

Buat gue IHA adalah sekumpulan cewek homo yang terdiri dari beragam latar belakang, motivasi dan visi yang berbeda-beda. Yang menyatukan kita cuma satu: sifat absurd. Kami adalah sekumpulan orang yang bisa ngobrol rame-rame berduabelas (ya olo ini jumlah anggota ngga pernah bener diitung hahaha) dan siap ganti topik setiap 1 menit sekali. Kalau udah ngobrol selama 2 jam di konferensi YM, artinya kita udah ngebahas 120 topik. Beberapa kali waktu awal kenalan gue inget dalam sehari kita bisa ngobrol selama seharian penuh dengan anggotanya keluar masuk ngga jelas. Ngga pernah sekali pun kita ngga ketawa ngakak cekikikan kalau udah ada yang buka mulut. Buat yang inget gimana tipikalnya lesbian saling naksir terus chat/telponan ngga berhenti, itu lah kami. Kita “pacaran” berduabelas. Konferensi IHA itu bikin capek, suer! Tapi menyenangkan.

Buat yang pernah mengalami ditarik kedalam konferensi YM kami pasti udah pernah ngerasain bingung luarrrr biasaaaaa. Lo udah harus siap mental dicela, dicaci, dipuji, ditelanjangin, dikasih nama panggilan baru, bahkan digodain ala abang-abang kuli bangunan. Seperti kata Lushka, melalui hukum rimba: kebetulan orang yang bisa online dan chatting yang itu-itu mulu. Orang-orang ini juga yang tahan dicaci, dicela, mencaci, mencela dan yang paling penting masih bisa saling menghargai. Ini adalah orang-orang pertama yang gue kenal di dunia homo yang ngga rese dengan identitas dan label. Semuanya punya kepribadian dan pendapat masing-masing, ngga ada yang sama tapi saling menghormati satu sama lain. Kalau terjadi perbedaan pendapat, ya weis bole-bole aja. Wajar tho? Wuiiiihhh..bhinneka tunggal ika, Bos! Merdeka!

Beberapa kali gue bahkan sempat mendengar beberapa dari kami mengatakan bahwa IHA adalah keluarga mereka. Terharu...hiks, hiks...

Jadi apa sih sebenernya blog absurd avenue itu? Blog ini berawal dari obrolan dua anak IHA paling tengil dan ngga bisa diem: Mantri Maul “Kambing berhati pelangi” dan Sersan Adriel Ucuy Markucuy “tinot tinot” (singkatnya kita panggil rei-chan). Jangan tanya gue niat mereka apaan, tanya mereka aja. Mana disangka 2 bulan kemudian setelah melalui konferensi yang ngga pernah bisa tahan satu topik selama 2 menit itu, blog ini launching.

Gue sempet nanyain satu-satu apa niat mereka masing-masing dari adanya blog absurd ini. Sayangnya waktu itu yang online hanya sebagian dari kami:

Rei-chan : Bersenang-senang, ngga ada niat persaingan dengan kelompok lain, ngga ada konten tetap, yang dia sebut dengan Idealis Absurd. Rei ternyata punya minat terhadap makanan yang agak abnormal, jadi dia dengan senang hati memberikan referensi makanan enak-enak di Absurd Avenue.

Bang Sampho-kong: Ngumpul, nulis, caci-maki, nyampah, kenal karakter masing-masing anak IHA, hang out bareng, ngga idealis, yang intinya semua bisa nulis tanpa perasaan tertekan.

Cesca “kembang negara-nya Ihanesia”: Bersenang-senang, sharing pengalaman, sharing pengetahuan, dan lucu-lucuan aja.

Sum/Juminten “Mbo Jamu”: Bersenang-senang tapi ngga gombal, ngga kosong, ketawa-ketawa bukan berarti ngga bisa serius, maunya bisa jadi blog refreshing dari kejenuhan. Sum akan jadi guru bahasa Melayu kami di Absurd Avenue.

Kalau buat gue sendiri, blog absurd ya tempat dua belas orang bisa menulis bebas, memperkenalkan siapa dirinya tanpa sensor dan edit. Ngga perlu bawa-bawa nama orientasi seksual, ngga perlu selalu absurd juga. Setiap diri kami udah absurd apa adanya. Dengan background kami yang beragam gue bahkan membayangkan betapa serunya melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang

beda-beda. Bebassssss......Buat gue blog ini bentuk dewasa-nya majalah Bobo yang punya jingle: Teman berrmain dan belajaaarrr...B, O - D, O...BODO!

Bercandaan kami mungkin lucu bagi kami, haram bagi yang lain. Kira-kira seperti istilah One man’s junk is another man’s treasure lah. Kalau sampai ada yang tersinggung, maaf-maaf yaaa...Semua orang itu absurd pada dasarnya. Kebetulan keabsurdan kami semakin mengabsurd dengan teman-teman yang absurdnya udah absurd banget.

Buat yang sempet main-main ke Absurd Avenue, hati-hati kesandung. Tengok kiri kanan dulu sebelum menyeberang dan buanglah sampah pada tempatnya.

Only the absurds will survive!

Selasa, 13 Oktober 2009

Pingin posting gambar jadinya begini

Waktunya buang-buang waktu...jiaaaahhh...nemuin permainan tag-tag an di blog temen. Berhubung dia ngga mau tag orang lain, jadinya gue men-tag diri sendiri hehehe...

The game is quite simple (dan lo harus siap buang-buang waktu hehe). Jawab aja pertanyaan-pertanyaan dibawah dengan melakukan search image di google atau yahoo. Pilih satu gambar dari halaman pertama dan post di blog. Gampang kan??? yay! Ayo mari tag diri sendiri!

1. The age of my next birthday

2. Places I would like to visit
Jepang, Yunani dan..gay club! hehe....




3. My favorite place

4. My favorite things




5. My favorite food

6. My favorite color
Tadinya mau post gambar album Backstreet Boys..ahahaha

7.My favorite animal
Dinosaurus juga binatang, punya rasa punya hati...

8. The town in which I was born

9. My nickname
Serius deh, gue search "mith mith" keluarnya beginian...hehe..long live the queers!

10. My First name
Emang nama sama asal usul suka cucok..ckckck

11. My last name

12. College Major


13. Name of my first girlfriend or whatever

14. A bad habit of mine
Cant stop peeling my chapped lips kalo bengong

15. My first actual payed monthly job

16. My grandma's name

17. My hobby
nonton film horor di kamar sambil ngemil..seddaaapp

18. My current wish
Scientist GAUWL..hwahahaha

That's all people...sebenernya ada dua pertanyaan yang ngga gue masukin. Soalnya ngga relevan buat gue. Satu, The town in which I Live dan Dua, The name of a past pet. feel free to add atau bahkan mengurangi...have fun!!!!!!!

Kamis, 08 Oktober 2009

Pagi, Darlin

B,

dingin,

mau dipeluk,

tapi ragamu ga disini,

dan aku ga disitu.

B,

dingin,

tapi aku tahu

kamu selalu memelukku dalam pikirmu.

And i'll be okay.

mwah, sayang.

semangat yaaaa...dengan semangat yang sama-sama separo mari kita bantai anak-anak S1 yang berisik di belakangmu. Hihihihihi.

Jumat, 25 September 2009

friday nite fever

'siapa membunuh siapa?'
'terlalu drama lo, ga ada yang mati, jadi ga ada pembunuhan!'
'ok, emang ga ada yang mati. Tapi ada orang yang nyaris tamat
riwayatnya karena ulahmu..Apa itu bukan percobaan pembunuhan,
namanya?'
'hahahaha...gue cuma nanya, elo lesbi kan?'
'....dasar monyet. TAPI KAMU NANYANYA DI TENGAH-TENGAH MEETING! gimana
orang ga jantungan dan stroke seketika?!'
'Bok! Dia yang mulai!Dia yang ngerebut nyokap gue dari bokap. Dan
keluarga gue hancur. Kalo dia cukup punya otak dan respect ama nyokap
gue, dia ga perlu bilang ke bokap gue untuk ngerelain nyokap. SAKIT
THU ORANG, MATI AJA DIA!Gue ga peduli dia direktur bla-bla-bla dan
penyandang dana bla-bla-bla. Dia ngerusak hidup gue! Gue mati-matian
bertahan buat keluarga gue. Lo tau semua yang gue alami!Kenapa lo
komplain sekarang?!'
'Karena ada obat yang musti ditebus dan perut untuk diisi.Sayang,
sekarang kamu udah dipecat karena membuat stroke bos kamu,kamu
jobless. Aku AIDS.
Hhh. Aku tinggal nunggu telepon dari Bapak nyuruh aku pulang, pasti
dia juga akan dengar 'sahabat' anaknya membuat adik tirinya stroke.
Sayang, KAMU MEMBUNUH KITA! aku mau bunuh diri aja...'

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Senin, 30 Maret 2009

Another SMSan ngga jelas

Date: 29 Maret 2009. Gue baru pulang dari Plaza Senayan dan Lushka baru pulang dari Salon mau pulang ke rumah masing-masing. Skenarionya sebenernya saling kasi kabar aja, tapi kadang emang suka korslet.

L (20:18): Yang, aku ud plg dr salon..tp skrg lg mampir makan sate padang ya..

M(20:19): Aq jg ud otw. Palg stenga jm lg smp rmh

L (20:19): Okay..bw oleh2 ga?

M (20:20): bw. Koteks, cotton buds, daging, susu, sambel botol, dan telor. M sarapan apa?

L (20:21): Kotek pake telor?huee..yaaiks

M (20:23): Tek kotek kotek koteek, anak ayam tumbuh sejuta..mati satu tinggal 9rts 99rb 9rts 99

L (20:24): Hahahahaha..jayus kamuuh

(harusnya 2 sms, cukup ya??)

Selasa, 10 Februari 2009

Perempuan itu benar-benar gila


Perempuan itu berjalan lurus, terus, tak memperhatikan sekitarnya tak juga ia melihat kakinya menyeret tas kresek hitam lengket tampaknya bekas muntah orang di terminal itu. Perhatikan tatapnya yang kelam selegam rambutnya yang kotor terurai dihembus semilir ditengah hiruk pikuk lagu dangdut bercampur teriakan kernet merayu penumpang.

Ia terus melangkah dengan bahu kurus dan pinggang melenggang seakan akan ia di sedang di panggung adibusana. Tak dihiraukannya kubangan di jalan yang membuat kakinya semakin dekil berlumpur ataupun tatapan takut-takut seorang perempuan yang sedang menunggu angkot sore itu.

Terseok-seok, tersaruk-saruk seakan yang dituju pasti. Tiba-tiba ia berhenti. Matanya nanar melihat di kejauhan. Sekilas matanya bercahaya, bibirnya menyunggingkan sesuatu yang mirip senyuman tapi lebih tampak seperti serangai seekor monyet dengan gigi berantakan bolong-bolong mirip gawang.

Ia bertepuk tangan sedikit melonjak. Ia terus bertepuk tangan, terus melonjak. Dadanya naik turun malas dibalik kaos tipis kumalnya. Ia melonjak, menunjuk, bertepuk tangan di tempat dengan ritme yang tetap. Memanggil hujankan ia?

Bibirnya masih menyungging serangai, saat dia memutuskan untuk berlari untuk menuju seorang gadis manis yang sedang duduk di halte. Ia ingin memeluknya!. Si gadis manis kaget, takut, berdiri, mengambil ancang-ancang menyelamatkan diri,si perempuan yang berjalan lurus itu mempercepat langkahnya dan mengembangkan peluknya. Seorang laki-laki tiba-tiba merangsek menghentikan lajunya, ia tak peduli , ia lari, ia harus lari, kali ini dia harus lari. Harus. BUG. Sekepal tangan bersarang di dadanya. Dan semua gelap.

Perempuan yang tatapnya kelam itu terkapar di tanah, membuka mata dan melihat langit biru menyambutnya. Orang-orang yang melihatnya menyunggingkan dan membisikan sesuatu...’perempuan gila’..Perempuan itu masih diam tenang-tenang di tanah, matanya sekarang dibanjiri hujan yang turun dari pelupuknya. Ia bergumam...”aku tidak gila..aku tidak gila...aku tidak gila..” Ia merapalnya lebih cepat, lekas bangun, matanya nyalang menatap langit, seperti ditabuh manteranya sendiri kali ini berteriak menunjuk dadanya sendiri ”AKU TIDAK GILAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!”


*tapi orang tidak peduli, mereka terus memandangnya seakan dia benar-benar gila. Sudah gila, suka perempuan pula. Benar-benar gila.

Minggu, 01 Februari 2009

It grows!

Lushka baru balik dari eRHa dan laporan kalau rambutnya udah numbuh kecil-kecil, tipis-tipis. Gue sama dia seneng banget. Sampe-sampe gue ngerasa kaya Lushka laporan baru pulang dari USG kandungan dan bilang, “Anak kita udah berbentuk lho!” Hahahaha......

Waktu gue bilang gitu Lushka malah ketawa dan bilang, “Rese lo!”

Jumat, 09 Januari 2009

Aku juga bisa jadi nabi!

Waktu itu Lushka lagi nginep di rumah gue dan kita sama-sama nonton acara khusus di TV tentang sepak terjang seorang bapak-bapak yang mengaku sebagai nabi dan mulai mengantongi pengikut dimana-mana. Ngerasa panas ngeliat kelakuan bapak-bapak ini, gue dengan lantang ngomong “Aku juga bisa jadi nabi!” dan mulai nyerocos step by step apa yang bisa gue lakukan untuk jadi nabi. Tanpa mikir kalau gue lagi di tempat tidur telanjang gege dengan seorang perempuan lain.. Hehehe...


But that's the point, right?

Selasa, 06 Januari 2009

Sang badut

Seorang badut yang sebenarnya seumur hidupnya membuat lelucon hanya untuk dirinya sendiri suatu hari dipekerjakan oleh sebuah kerajaan besar untuk menghibur setiap malam. Minggu-minggu pertama badut itu menjadi bintang dari acara utama hiburan malam kerajaan karena para petinggi kerajaan yang berkuasa menyukai lelucon-lelucon dan pertunjukan sulap yang dibuat oleh sang badut. Badut tersebut sebenarnya merasa tidak nyaman ditonton oleh banyak orang dan merasa bahwa lawakannya yang tadinya hanya untuk dirinya pribadi menjadi profesi yang lama kelamaan tidak lucu lagi bagi dirinya. Ia juga tahu bahwa tamu-tamu yang hadir tidak benar-benar menikmati pertunjukkannya, karena sekali-kali ia melihat mata para tamu yang menunggu reaksi sang raja, ratu, serta para menteri untuk mendapatkan ijin tertawa.

Kerajaan itu perlahan-lahan mulai meminta ini itu pada sang badut. “Bagaimana kalau lawakannya dikurangi? Tambahkan lagi acara sulapnya!” Dan sang Badut mulai lelah karena kerajaan tersebut mulai memerintahkan apa yang harus ia bawa pada setiap pertunjukkan. “Mentertawakan kerajaan ini melanggar hukum pemerintahan!” merupakan peraturan terakhir yang terngiang-ngiang di kupingnya.

“Ini bukan tujuan saya melawak...”, bisik sang badut pada dirinya sendiri.

Suatu malam sang badut akhirnya merasa muak dan memutuskan untuk tidak mengikuti lagi aturan-aturan yang ditetapkan oleh kerajaan tersebut. Ia membuat lelucon tentang mahkota raja yang terlalu besar dan hanya bisa menuruti semua keinginan sang ratu, Ia mentertawakan ratu yang semakin gendut dari hari ke hari karena memakan seluruh kekayaan kerajaan namun tetap mengatakan betapa cantiknya dirinya di depan kaca, ia juga mencemooh para menteri yang terlalu kaku dengan segala peraturan yang mereka tulis di kitab kerajaan dan membuat rakyatnya semakin menderita dari hari ke hari.

Para tamu terdiam ngeri melihat sang badut terus membuat lelucon-lelucon tentang kerajaan dan isinya. Jauh di dalam hati sebenarnya mereka ingin ikut tertawa, tetapi rasa takut harus menghadapi hukuman mati membuat mereka hanya mampu menampakkan wajah marah dan khawatir terhadap keselamatan sang badut.

Tidak butuh waktu yang lama sampai wajah sang ratu memerah dan berteriak, “pancung kepala pengkhianat ini!” kepada para tentaranya.

Sang badut diseret keluar ruangan. Tanpa pengadilan yang adil ia mendapatkan hukuman pancung...

Namun apa yang terjadi? Tubuh tanpa kepala sang badut tetap bangun dan menggendong kepalanya dengan gagah. Ia berjalan dengan pasti menuju ruangan pesta kerajaan meninggalkan para prajurit yang sudah terkencing-kencing di celana melihat keanehan peristiwa tersebut.

Sang badut naik ke atas panggung dan dengan darah terus menetes dari potongan lehernya, ia melawak, melawak, melawak, mencemooh, mencemooh, dan terus mencemooh!

Tidak ada yang mampu melakukan apa pun terhadap sang badut. Para tamu, raja, ratu dan para menteri hanya mampu terbelalak ngeri. Beberapa yang masih mampu bergerak berlari pergi sambil berteriak-teriak dan beberapa yang terlalu takut hanya mampu mengeluarkan seluruh isi perutnya di makan malam mereka.

Panggung itu kini basah. Penuh dengan darah sang badut. Ruangan tersebut kini kosong. Penuh dengan tawa mengerikan dan lelucon sang badut yang menggema di seluruh ruangan.

Sang badut tetap melawak, mencemooh, dan tertawa. Ia bahagia. Kini ia bisa melawak lagi untuk dirinya sendiri.

Minggu, 02 November 2008

One Smart Monkey


Begini nih kalo monyet inisiatif buat undang-undang..

Konon…si pembuat UU sudah habis kontraknya di dunia, di saat terakhirnya – dia berfikir bahwa dia akan meninggal dengan hati ikhlas dan lega, karena sudah melaksanakan fitrahnya sebagai manusia yang benar, membuat peraturan yang digdaya dan ‘dia pikir’ dapat menjaga otak-hati-mata-tangan manusia dari perbuatan cabul.

Waktu hijrah ke alam ghoib, dia menunggu dengan senyum ceria…”pahala-ku yang kemaren pasti dihitung, aku kan udah capek-capek adu otot dengan manusia manusia mungkar dan cabul – huh! Dasar manusia! Padahal UU itu kan buat kepentingan bersama” . Tunggu – punya tunggu…dia baru sadar, lho kok sekelilingnya sepi, ga ada apa-apa…waddduh jangan-jangan nyasar.

Ga berapa lama, Tuan Malaikat lewat, tersaruk-saruk ia mengejar..”permisi Tuan..Bang…Ooom..permisi”…Tuan Malaikat berhenti dan memandangnya takjub. “Ya?”..”Begini, saya mau tanya…kenapa saya disini ya? Memang tidak ada perhitungan pahala dan dosa saya seperti di kitab-kitab ya? Uuh, atau… saya harus menunggu lagi?”.
Tuan Malaikat tersenyum dan menjawab sabar “Oooh, kalo buat kamu – memang tidak ada perhitungannya. Yang ada perhitungannya itu hanya buat manusia”. Dia bingung..”Lho, emangnya…saya?”. Tuan Malaikat menepuk pundaknya, tersenyum dan berlalu....”Kamu kan monyet .. jadi kamu tenang-tenang aja disini”.

Woooo…pantesin!

Note;
Didasari kenyataan bahwa monyet memiliki 98% persamaan dengan manusia.

Selasa, 07 Oktober 2008

on talking about Halloween gathering invitation

Mithya waktu ngecheck inbox email tadi bilang kalo ada announcement gathering LGBT- Halloween Party. Dia nanya mau dateng atau ga. Gue sih emang dasarnya ga suka keramaian di tengah-tengah orang asing - dan juga basa/i , gue bilang ga tertarik.

Terus dia bilang, “Jadi di delete aja ni? Eh , tapi ini kan pesta kostum jadi orang ga tau kita siapa, yang” Gue udah mulai luluh dengernya, karena tampaknya dia kepengen banget dateng terus pake imbuhan menghela nafas dan bilang dia penasaran tapi kalo ga ama gue, dia ga mau dateng.

Terus kalau kita jadi dateng, kesananya mau naik apa, gue tanya. Dia ngejawab ga pake mikir, “naik motor...hehehe”. Heee, pake-pake kostum gitu, tanya gue lagi. Dia nyengir doang. Terus gue dapet ide, gue bilang ke dia…”Ayang, aku tau kita musti pake kostum apa…karena kita naik motor..kita dateng aja pake helm..jangan dilepas. Kalo ditanya kita jadi apa, kita bilang, kita pasangan tukang ojek..hihihihihi” Mithya ketawa ngakak..terus dia nambahin, “biar kerenan dikit, kita bawa-bawa golok aja….jadi kaya preman cina di pelem-pelem gitu?”…Hahahaha..Boleh..boleh.

Terus gue pikir-pikir, gue usul gimana kalo kita pake seragam FPI aja? Seru thu hehehehe..Mithya nyengir lebar terus nyubit perut gue, katanya..”kamu asaaaaaaal”

Selasa, 16 September 2008

Imaginary Boyfriend

As you know, this relationship I have with Mithya is my 1st GOGR (girl on girl relationship – maksa yak? hehehehe). Buat Mithya entah yang keberapa..heheheh..ga deng, kalo berkomitmen-pacaran kaya gini, *kalo gue boleh ke-GR’an* ini juga yang pertama buat dia.

Kita ga open kesemua orang – cuma ke beberapa orang yang entah beruntung atau terkutuk ;) kita kasih tau tentang hubungan kita. Jadi, walaupun hampir semua orang tahu gue/mithya lagi in relationship – but they never found out the truth, mereka taunya gue pacaran ama lekong dan Mithya-pun juga.. Hehehe.

Yang malesin, lucu dan nantang adalah bagian ngejawab pertanyaan tipikal orang Indonesia yang suka banget ngurusin orang *dan ga mengesampingkan the facts, gue juga pengen mamer kalo pacar gue keren…hehehehe*.

Pertanyaan standard yang kita suka dapet antara lain, “pacar lo anak mana?, “Kerja dimana?”, “rumahnya dimana?”, “kuliah dimana?”, “berapa bersaudara?”, “kaya?”, “elo serius ama dia?”, “cakep?”, “orang mana?”, “orangnya kaya apa?”, “teteknya berapa?” hihihi ga deeeeng… Heran, penting banget kali ya tau hal-hal detail begitu yang bukan urusan mereka. Yah, tapi biar hidup aman sejahtera sentosa bahagia, kita ikut aja ama society games ini.

Nah, kalo udah begitu, gue/Mithya siap-siap pasang muka datar dan mengingat-ingat naskah hehehe.

Ini data imaginary boyfriend kita, hihihihi..

"Cowoknya" Mithya :
Cowo Tionghoa, (huahahahaha kita sering ketawa ngakak soal ini), Surabaya, Katholik, Lg S2 Bisnis (hihihihi), inisial T (yang ternyata nama keponakan gue..kekekeke) rumah, Jakarta Utara – definitely susah buat married, karena ribet – back street euy (bener banget)

"Cowoknya" Lushka :
Padang Surabaya (ade ape dengan surabaya), 3 tahun lebih muda, sedang S2 Science, chubby (mengimbangi gue yang ndut hehehe), Muslim, Jakarta selatan (kadang2 tangerang…aaah suka lupa, lushka dodol) , anak pertama dari 3 bersaudara (adeknya – cewek/cowok SMP), hobby’nya baca, ga mungkin juga buat serius..karena masih pengen nyante dan ga pengen ribet.

Hebat ya kita? Kita kalo pas lagi berdua suka discuss hal ini dan ketawa-ketawa sekaligus serem juga kalo one day kita ketauan boongnya. Salah ga sih? Tapi gue kasih tau ya, ga sepenuhnya data diatas salah kok, kecuali kesalahan telak di-ukuran bra’nya hehehe..

Well, maaf teman-teman sudah tertipu, ga maksud – tapi bagaimana lagi. As a good friends, seharusnya kalian ikut bahagia dengan kami kan? Terima aja kalo begituuu….hihiihihi.

Rabu, 23 Juli 2008

Ngayal itu sehat buat pacaran


Tuh kan, cuma Lushka yang bisa nulis hal-hal dodol kaya gitu tentang gue. Sedangkan gue penuh sama ego, ngga bisa ngelonggarin kerah dikit supaya bisa cerita yang sama tentang dia. Gue selalu bilang kalo Lushka itu my wrong kind of savior karena emang dia juru penyelamat gue yang ngaco, hehehe....

Cuma depan dia and dia only gue mau ngeluarin sisi-sisi tolol gue. Ngeluarin suara-suara manja kayak anak kecil. Padahal kalo temen-temen gue tau gue bisa kayak gitu, pasti pada muntah atau minimal kejengkang di tempat.

Lushka sama gue suka banget menghayal yang aneh-aneh. Like, what would we do if we get married? What would we do if live together? Siapa yang bakal lebih sibuk ngurusin anak atau nyuci, ngepel, ngejemur (jawabannya udah pasti berat di Lushka, Hahaha..). Pernah juga kita ngayal kalo kita punya rumah di pingir pantai LA sambil bercocok tanam pohon mangga dan punya binatang piaraan kambing bernama Billi. Ada kura-kura sama tupai juga yang masing-masing dikasih nama sama dengan kita. Ujung-ujungnya ngayal aneh itu berubah jadi ngayal angst. Kalo kita lagi bete, paling enak Billi the goat disiksa pake cara apa? Digantung, disetrum, dikulitin, tapi Billi bakal tetep hidup dan kita tetep sayang sama dia. Huahahaha....

Nama Billi ini sebenernya gue ambil dari salah satu cowok temen Lushka yang amat sangat ngeselin karena gatel banget sama Lushka. Salah satu contoh laki-laki yang otaknya cuma di selangkangan.

Ngayal emang yang bikin kita berdua bisa tetep survive karena LDR. Hihi...padahal disebut LDR antar kotamadya Jakarta ngga pantes ya? Di telpon kalau udah mulai ngayal, kita bisa cekikikan ngga karuan ngobrol berjam-jam. Ngayal juga bisa bikin kita ngerasa deket antara satu sama lain. Kalau sebelum tidur dia bilang lagi meluk gue, I do feel that way. Kadang pake request minta tambahan dielus kepalanya sampe tidur =P.

Ngomong-ngomong tentang sebelum tidur, kalo gue lagi rewel (Iye! Sometimes I do act like a baby!), gue bisa minta Lushka untuk nyanyiin satu lagunya Mocca berkali-kali sampe gue ngerasa tenang. Ngga telponan sama Lushka sebelum tidur ngga bakalan memungkinkan gue untuk tidur tenang.

Ngayal itu buat orang pacaran sehat banget. Soalnya kita jadi bisa belajar lebih bebas mengutarakan perasaaan dan keinginan kita. Perlahan tapi pasti dari hal yang paling umum sampe urusan tempat tidur ;P

Jumat, 22 Juni 2007

ayang..

pengen di deket kamu, bisa nyemangatin kamu terus.

bisa 'nyentuh' kamu terus. bisa dengerin nafas kamu, ato ngelus rambut kamu, gigit hidung kamu, dengerin kamu ketawa live.

ngeliat garis senyum kamu pas kamu nutup mata, u're so peaceful.(damn, aku lemas kalo ngeliat kamu begitu.U're beautiful)

Mit, there's no other girl. ga akan pernah ada..

just you, just you, only you.

SEMANGAT AYANG!

u'll make it. i know its hard (or maybe i dunno ) but i do believe kamu bisa! u're born fighter!

i LOVE you
ayang..

pengen di deket kamu, bisa nyemangatin kamu terus.

bisa 'nyentuh' kamu terus. bisa dengerin nafas kamu, ato ngelus rambut kamu, gigit hidung kamu, dengerin kamu ketawa live.

ngeliat garis senyum kamu pas kamu nutup mata, u're so peaceful.(damn, aku lemas kalo ngeliat kamu begitu.U're beautiful)

Mit, there's no other girl. ga akan pernah ada..

just you, just you, only you.

SEMANGAT AYANG!

u'll make it. i know its hard (or maybe i dunno ) but i do believe kamu bisa! u're born fighter!

i LOVE you

Jumat, 15 Juni 2007

Hahahaha..

Aku ga enak sendiri. Mikirin ketemuan ama kamu..yang kebayang semua yang mesum.

Padahal kamunya lagi stress – ribet ama skripsi, akunya horny…ah, jadi berasa …bego.hehehehehe.

Well Mit, I really do hope to see you tonight.

Walaupun cuma duduk, ketemu, ngeliat kamu, that’s fine.

Tapi ngarep bisa megang tangan kamu, nyium kamu dikit di bibir, meluk kamu, gesekan..Eeeeeeeehh miiiiiitttaaaaaaaa……hehhehehe

Anyway, aku td lg nelp pas kamu telp, udah ama Rani ya? Kok aku khawatir ya, I mean bukan jealous, tapi khawatir kamu kenapa-kenapa dijalan…amit2..

Ayannngg, aku beceeek…hehehehe

Selasa, 12 Juni 2007

Mithya..hehehe..tadi jealousnya aku chat ama Wida? hehehehe, kan aku ga ngapa2in..ntar aku emailin aku ngobrol apa aja ama dia..

kebayang ga, gini aje, kita bisa jelous2an..apalagi megang2 tt orang lain..iiih..bisa meledak ato mati sekalian.. =)

kok Rhara bisa ga marah ya? aku siy udah bisa ngebayangin kebakarnya kalo kmu (amit22x) begitu. Opsinya, aku cabut dari situ ato aku bikin ribut. Tapi kayanya gengsi kalo dibikin ribut, paling cabut trs nunggu konfrontasi dari kamu. Kalo ga konfront juga ya..uum bikin ribut..heehehe ..ga deng.

ayang ud mau pulang..

dadah...

sayang kamu,sayang kamu, sayang kamu..
sabar sabar sabar..
tunggu kita selesai kuliah, terus..nikah deh..hehehehe
(gila agaknya...kekekeek)

Sabtu, 09 Juni 2007

Ayang..

aku abis nganterin Aning, mampir ke warnet bentar.. pengen pulang ke rumah =) Tapi ga bisa lama2. ntar dicari, kan pake motor pinjeman..hehehehhe
sebel, mau komen ga bisa...fs dudul,

jangan dong, tadi pagi aku cuma emosi, kayanya abis nangis, pileknya jadi ilang..hehehe

iya.enak kalo punya rumah bdua eh b'4 deng ama pohon mangga florida & billi the goat. (heran, peliharaan kok kambing, ntar lebaran haji kamu berkorban ya bil =), pemilik yang kejam... =p )

miss you, Mithya.

i do..

(Mit, ntar lg yuk - janji ga pake nangis deh,this time kalo nangis pun, tangis bahagia..hehehehe, dangdut abissss...Eleanor R aja bisa bertahan, masa kita ga..yang sabar ya mit - this for the 2 of us =) )

udah ah, m pulang.

hear u midnite..love you,love you,love you

(cepat pulang, mau makan apa? hehehhehe..aku kenyang tapi, makan kamu aja deh..)